Sumber : Freepik

Apa sih pengertian energi potensial?

Pernah nggak, waktu belajar Fisika ketemu sama energi potensial? Nah, kali ini mimin akan coba bahas bareng mengenai pengertian energi potensial. Yuk coba simak ulasan berikut ya!

Pengertian Energi Potensial

Energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan usaha. Sedangkan pengertian energi potensial adalah energi yang tersimpan dalam suatu benda atau zat berdasarkan posisi, susunan maupun kedudukan benda atau zat.

Mudahnya, pengertian energi potensial ialah “kemampuan” atau “potensial” suatu benda atau zat untuk melakukan suatu kerja. Jadi, ketika terjadi perubahan posisi, susunan maupun kedudukan benda atau zat, maka energi yang tersimpan tersebut akan dilepaskan.

Contoh studi kasus energi potensial adalah kemampuan slinki atau pegas yang mempunyai kemampuan untuk merapat atau merenggang.

Sumber: solarschools.net

Untuk merapatkan pegas, kita perlu memampatkan pegas. Artinya, kita mengubah kondisi pegas dari semula menjadi mampat. Akibat ada perubahan susunan inilah kemudian pegas melepaskan “energi” yang mempunyai “kemampuan” membuat pegas merenggang. Inilah contoh energi potensial dari benda pegas.

Sesuai dengan hukum kekekalan energi, bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan melainkan dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Pada kasus pegas, kita melepaskan energi potensial yang tersimpan pada pegas menjadi energi kinetik. Inilah mengapa setelah pegas dimampatkan dan dilepas pegas akan memiliki energi gerak.

Bentuk-Bentuk Energi Potensial

Terdapat dua tipe jenis energi potensial, yaitu energi potensial gravitasi dan elastis.

1. Energi Potensial Gravitasi

Pengertian energi potensial gravitasi suatu benda adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda yang naik ke ketinggian tertentu melawan gravitasi. Kami akan merumuskan energi gravitasi dengan contoh berikut.

Pada sebuah gambar, terdapat benda bermassa m pada ketinggian h.

Energi potensial benda bermassa m pada ketinggian h

Ketika benda tersebut diangkat hingga ketinggian h, maka diperlukan energi sebanyak W untuk mengangkat bend tersebut.

Sehingga bisa dirumuskan W=gaya x perpindahan. Dengan gaya gravitasi, maka.

W=mxgxh= mgh

Dengan W = energi potensial, m = massa benda, g = percepatan gravitasi, dan h = ketinggian benda.

Perlu di catat bahwa Energi Gravitasi tidak memperhitungkan jarak tempuh benda melainkan perpindahan benda dari kondisi awal dan akhir. Jadi, seberapa jauh jarak tempuh benda, jika perpindahannya sama maka mempunyai energi potensial yang sama.

2. Energi Potensial Elastis

Pengertian energi potensial elastis adalah energi yang tersimpan dalam benda yang mempunyai kemampuan dikerutkan dan diregangkan seperti karet atau trampolin. Semakin besar renggangan benda, maka semakin besar nilai energi potensial elastis benda.

Pada umumnya, benda yang memiliki energi potensial elastis biasanya mempunyai tingkat elastisitas yang tinggi. Namun, semua benda memiliki ambang batas terhadap beban yang dapat ditahan. Ketika mengalami deformasi melebihi batas elastis, benda tidak akan kembali ke wujud semula.

Energi potensial elastis bisa dirumuskan sebagai berikut.

U= 1/2 kx2

Dengan U= energi potensial elastis, k= konstanta gaya pegas, dan x = panjang benda dalam m.

Contoh Energi Potensial

ranting pohon memiliki energi potensial sehingga bisa jatuh ke tanah.
makanan menyimpan energi potensial kimia yang bisa diubah ke dalam bentuk energi lain ketika dikonsumsi.

Terimakasih telah membaca artikel di materisains.com. 🙂

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *