Jika mendengar kata sains, apa yang pertama kali ada di pikiranmu?

Pengertian Sains

Sains menurut bahasa berasal dari bahasa latin “scientia” yang berarti ilmu pengetahuan. Menurut istilah sains adalah hasil observasi yang menghasilkan sekumpulan pengetahuan empiris, teoritis, pengetahuan praktis dan sistematis. Definisi ini merujuk pada pengamatan, penjelasan, dan prediksi fenomena alam dan sosial.

Pembagian Ilmu Sains

1. Sains alam

Sains alam atau ilmu alam sebagaimana kita tahu terdiri dari beberapa cabang ilmu seperti fisika, biologi, kimia dan beberapa ilmu terapan lainnya. Istilah lain dari ilmu alam adalah ilmu eksakta.

Ilmu alam merujuk pada rumpun ilmu dengan objeknya adalah benda alam. Pembelajaran ilmu alam merujuk pada hukum-hukum pasti yang telah ada kesepakatan bersama.

Ilmuwan ilmu alam menjelaskan gejala alam dengan merumuskan masalah, hipotesis, melakukan eksperimen, mengumpulkan data, menganalisis, dan akhirnya menyimpulkan.

Jantung memompa darah, listrik menyalakan lampu merupakan beberapa contoh konsep ilmu alam.

2. Sains Sosial

Sains sosial atau ilmu sosial merupakan rumpun ilmu pengetahuan di bidang sosial yang meliputi antropologi, ekonomi, linguistik, etimologi, psikologi, sosiologi, pendidikan, dan komunikasi.

Buku A New Dictionary of Sociology (Mitchell, 1979) mengkaji ilmu yang berhubungan dengan manusia dan masyarakat. Selanjutnya, ilmu sosial menekankan kepada hubungan rumit dan kompleks antar umat manusia dalam fenomena sosial.

Pentingnya Belajar Sains

Ketika mengenyam pendidikan bangku sekolah, kita banyak mempelajari sains, baik itu yang berhubungan dengan ilmu alam maupun ilmu sosial.

Aneh rasanya jika sebagai seorang siswa, kita hanya mempelajarinya tanpa tau esensi dan urgensi dari belajar sains itu sendiri.

Berikut adalah alasan mengapa kita harus belajar sains.

1. Melatih rasa ingin tahu

Belajar sains membuat kita seolah seperti anak kecil, yaitu melatih rasa ingin tahu.

Seorang anak kecil sangat suka menanyai banyak hal. Mereka tidak takut untuk mengungkapkan pertanyaan dasar nan konyol bagi orang dewasa. Maka tidak heran jika beberapa diantara pertanyaan anak kecil ini tidak semua orang dewasa mampu menjawab dengan baik.

Melalui rasa ingin tahu inilah manusia dahulu belajar bagaimana membuat api, memasang rumah, mencari makan, berburu, bertani, hingga kini membuat suatu sistem canggih berbasis digital. Dunia bisa berkembang sedemikian juga sebab sumbangsih sains yang tak terhingga dan terus-menerus akan hadir dalam pembaharuan.

2. Memahami konteks

Memahami konteks merupakan suatu hal esensial untuk memahami suatu persoalan kehidupan sehari-hari. Bagaimana suatu hukum alam dan sistem sosial berjalan sedemikian dinamisnya.

Misalnya saja dalam ilmu alam, penggunaan konsep fisika dalam menjelaskan beragam proses fisis, seperti mengapa mobil membutuhkan BBM untuk bisa bergerak, mengapa listrik bisa menyalakan lampu dan sebagainya.

Berbeda halnya dalam ranah ilmu sosial. Psikolog mempelajari mengenai tingkah laku, sifat-sifat, dan kecenderungan manusia. Semua ini bisa dengan mudah jika dapat memahami konteks.

3. Berfikir Logis

Sains dapat melatih manusia mengenali berbagai peristiwa yang ada di sekitarnya. Keterlibatan indera inilah yang membantu manusia semakin memahami apa yang telah ia pelajari.

Melalui proses ilmiah, manusia dapat melakukan suatu percobaan sederhana. Percobaan tersebut menghubungkan sebab dan akibat sehingga melatih untuk berpikir logis.

4. Seni Problem Solving

Cara berpikir ilmiah menuntut untuk senantiasa mencari masalah. Kondisi ini dapat melatih kemampuan berpikir sehingga dapat menemukan alternatif penyelesaian dari suatu masalah.

Hal inilah yang sering ilmuwan lakukan. Mereka mengenali masalah lalu mengidentifikasikannya, dan menganalisis hingga akhirnya terdapat kesimpulan yang kita kenal dengan produk ilmu pengetahuan.

5. Mengembangkan Imajinasi

Kebiasaan berfikir ilmiah mampu mengembangkan imajinasi. Semakin banyak hal yang kita tahu, maka semakin banyak pula ide. Akal memproses ide berdasarkan pengalaman dan wawasan yang ada.

6. Melatih berpikir kritis

Hal penting mendasar yang musti kita tahu mengapa harus belajar adalah, sains mengajarkan untuk membentuk kebiasaan berpikir kritis.

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu karakter yang ada pada orang berilmu. Sehingga, orang mampu mengerti dan menerima bagaimana selayaknya suatu informasi di evaluasi kebenarannya. Apalagi sekarang ini kita hidup di era yang penuh dengan beragam informasi.


Demikian ulasan mengenai pengertian, pembagian, dan pentingnya belajar sains. Semoga bermanfaat ya.

Kiriman serupa

1 Komentar

  1. […] suatu wilayah yang terbentuk melalui proses alamiah tanpa adanya campur tangan manusia. Sumber daya alam alami meliputi berbagai komponen fisik […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *